JAKARTA - Musikus kontroversial Ahmad Dhani membantah bahwa dirinya telah berkicau di akun twitternya @AHMADDHANIPRAST soal janji potong kemaluan bila Jokowi mampu mengalahkan Prabowo pada Pemilihan Presiden 9 Juli 2014. Menurutnya, twit itu palsu dan penuh rekayasa.
"Akun palsu itu ngetweet sesuatu tentang saya, dan sayang sekali itu dikutip oleh media," kata Dhani kepada wartawan di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (21/7).